JABKO - JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS KONTEMPORER

PENGARUH FINANCIAL DISTRESS DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh finan- cial distress, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan komisaris independen dengan didukung variabel kontrol ukuran perusahaan dan umur perusahaan terhadap konservatis- me akuntansi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di BEI periode 2018-2021. Penelitian ini menggunakan jenis pene- litian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 73 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sehingga didapatkan sampel sejumlah 80 data lapo- ran keuangan. Hasil analisis memakai analisis regresi linier ber- ganda yang menyimpulkan bahwa variabel independen financi- al distress, kepemilikan institusional, dan kepemilikan manaje- rial secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap konser- vatisme akuntansi. Sedangkan variabel independen komisaris independen serta variabel kontrol ukuran perusahaan dan umur perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kon- servatisme akuntansi. Secara simultan financial distress, kepe- milikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris inde- penden, ukuran perusahaan dan umur perusahaan berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi.

References

Alfian, A., & Sabeni, A. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Konservatisme Akuntansi. Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 2(3), 1–10.

Alvino, K., & Sebrina, N. (2020). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Konservatisme Akuntansi Dengan Intensitas Fair Value Sebagai Pemoderasi. Wahana Riset Akuntansi, 8(1), 65.

Amalina, F., Fadilah, S., & Sofianty, D. (2017). Pengaruh Risiko Litigasi , Leverage , dan Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan terhadap Konservatisme Akuntansi The Impact of Litigation Risk , Leverage , and The Company Financial Difficulty toward Conservatism Accounting. Prosiding Akuntansi, 3(1), 60–67.

Alfian, A., & Sabeni, A. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Konservatisme Akuntansi. Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 2(3), 1–10.

Alvino, K., & Sebrina, N. (2020). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Konservatisme Akuntansi Dengan Intensitas Fair Value Sebagai Pemoderasi. Wahana Riset Akuntansi, 8(1), 65.

Amalina, F., Fadilah, S., & Sofianty, D. (2017). Pengaruh Risiko Litigasi , Leverage , dan Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan terhadap Konservatisme Akuntansi The Impact of Litigation Risk , Leverage , and The Company Financial Difficulty toward Conservatism Accounting. Prosiding Akuntansi, 3(1), 60–67.

Anwar.S Ahmed, S. D. (2007). Accounting Conservatism and Board of Director Characteristics: An Empirical Analysis. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24.

Apriliani, M. T., & Dewayanto, T. (2018). Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Diponegoro Journal of Accounting, 7(1), 1–10.

Arista, M. A., & Kristanti, F. T. (2019). Pengaruh Leverage, Profitabilitas, Kepemilikan Manajerial, Intensitas Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi. E-Proceeding of Management, 6(2), 3399–3410.

Aryani, M. (2016). Pengaruh Leverage dan Financial Distress Terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi. Artikel Ilmiah, 1(1), 1–14.

Basu, S. (2013). Changes Coming to Author Affiliations. Journal of Accounting and Economics, 24(1), 3–37.

Belkaoui, A. R. (2012). Accounting Theory. Andover : Thomson, cop.

Bhunia, A., Islam, S., Khan, U., & Mukhuti, S. (2011). Prediction of Financial Distress -A Case Study of Indian Companies. Asian Journal of Business Management, 3(3), 210– 218.

Boediono, G. S. (2005). Kualitas Laba: Studi Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Dampak Manajemen Laba Dengan Menggunakan Analisis Jalur. SNA VIII Solo, 15–16.

Brilianti, D. P. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme Akuntansi Perusahaan. Accounting Analysis Journal, 2(3), 268–275.

Christiawan, Y. jogi, & Tarigan, J. (2007). Kepemilikan Manajerial: Kebijakan Hutang, Kinerja dan Nilai Perusahaan. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 9(1), 1–8.

Darsono, & Ashari. (2005). Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Yogyakarta: CV.Andi Offset.

Delima, G. (2018). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Proporsi Komisaris Independen, dan Political Cost Terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2012-2016).

Dewi, N. K. S. L., & Suryanawa, I. K. (2014). Pengaruh Struktur Kepemilikan Manajerial, Leverage, dan Financial Distress Terhadap Konservatisme Akuntansi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 7(1), 223–234.

Dewi Nadia Sari, Yusralaini, A.-A. L. (2014). Pengaruh Struktur Kepemilikan Institusional, Struktur Kepemilikan Manajerial, Struktur Kepemilikan Publik, Debt Covenant dan Growth Opportunities Terhadap Konservatisme Akuntansi. JOM Fekon, 1(2), 1–15.

Djuitaningsih, T., & Marsyah, W. A. (2012). Pengaruh Manajemen Laba Dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Media Riset Akuntansi, 2(2), 190.

Dwijayanti, P. F. (2010). Penyebab, Dampak, Dan Prediksi Dari Financial Distress Serta Solusi Untuk Mengatasi Financial Distress. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 2(2), 191–2015.

Edi, & Tania, M. (2018). Ketepatan Model Altman, Springate, Zmijewski, Dan Grover Dalam Memprediksi Financial Distress. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 8(1), 79–92.

Fahmi, I. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Fanani, Z., Ningsih, S., & Hamidah. (2009). Faktor-Faktor Penentu Kualitas Pelaporan

Keuangan dan Kepercayaan Investor. SNA XII Palembang, 1–32.

Firmasari, D. (2016). Pengaruh Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Financial Distress

Terhadap Konservatisme Akuntansi. In Universitas Airlangga. Surabaya.

Fitriani, S. (2013). Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2012). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro.

Givoly, D., & Hayn, C. (2000). The Changing Time-Series Properties of Earnings, Cash Flows and Accruals: Has FinancialReporting Become More Conservative? Journal of Accounting and Economics, 29(3), 287–320.

Gregory, H. J. (2000). International Comparison of Corporate Governance Guidelines and Codes of Best Practice. Egon Zehnder International Institutional Investors Advisory Group, 1–119.

Gujarati, D. (2003). Ekonometrika Dasar. Jakarta: Sumarno Zain.

Handayani, A. S., Darmayanti, Y., & Hamdi, M. (2015). Pengaruh Insentif Pajak Dan Faktor Non Pajak Terhadap Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Kumpulan Artikel Mahasiswa Prodi Akuntansi Fak Ekonomi, 6(1).

Hardiningsih, P. (2010). Influence of Independention, Corporate Governance, Audit Quality toward Financial Statements Integrity. Kajian Akuntasi, 2(1), 61–76.

Hery. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Grasindo.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 15 Entitas

Pada Entitas Asosiasi. In Salemba Empat (Vol. 15, Issue 15).

Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). (2010). Good Corporate Governance Sebagai Budaya. Jakarta.

Indrayati, M. R. (2010). Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris Terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi. Semarang.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Corporate Governance: Values, Ethics and Leadership, 3(4), 1–76.

Karantika, M. D., & Sulistyawati, A. I. (2018). Konservatisme Akuntansi dan Determinasinya. Jurnal Ilmiah Ekonomi, 163–185.

Khaliq, A., Motawe Altarturi, B. H., Mohd Thas Thaker, H., Harun, M. Y., & Nahar, N. (2014). Identifying Financial Distress Firms : A Case Study of Malaysia ’ s Government Linked Companies ( GLC ). International Journal of Economic, Finance and Management, 3(3), 141–150.

Kiryanto, & Suprianto, E. (2006). Pengaruh Moderasi Size Terhadap Pengaruh Laba Konservatisma Dengan Neraca Konservatisma. SNA IX Padang.

Lafond, R., & Watts, R. L. (2006). The Information Role of Conservatism. The Accounting Review, 83(2), 447–478.

Limantauw, S. (2012). Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris Sebagai Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI. Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 1(1), 48–52.

Liyanto dan Anam, H. (2017). Proporsi Komisaris Independen, Dewan Komisaris, Kompetensi Komite Audit, Frekuensi Rapat Komite Audit Terhadap Konservatisme Akuntansi. GeoEkonomi ISSN-Elektronik, 130–149.

Lo, A. W. (2005). Reconciling Efficient Markets with Behavioral Finance: The. The Journal of Investment Consulting, 7(2), 1–28.

Mulya, A. A. (2014). Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance (GCG), Audit Brand Name, dan Ukuran Perusahaan terhadap Konservatisme Akuntansi. Jurnal Akuntansi & Keuangan, 3(2), 168–187.

Nabela, Y. (2012). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kebijakan Deviden, dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Hutang Pada Perusahaan Properti dan Real Estate di BEI. Jurnal Management.

Najmudin. (2011). Manajemen Keuangan dan Aktualisasi Syar'iyyah Modern. Yogyakarta: Andi.

Nasution, M., & Setiawan, D. (2007). Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba di Industri Perbankan Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi X, 1–26.